Senin, 22 Oktober 2012

Tips Mewarnai Rambut


Tips Mewarnai Rambut
Boleh-boleh saja mewarnai rambut, asal dengan cara yang benar. Bagaimana caranya...?
Dalam buku The World of Hair, dr. Jhon Gray mengungkapkan beberapa tipe pewarnaan rambut.
  1. Pewarna sementara
    Pewarna sementara menggunakan bahan pencelup (dyes) sehingga hanya melapisi permukaan rambut saja. Sifat kimia dalam pewarna sementara mudah dibersihkan dengan beberapa kali keramas sehingga tidak terlalu berisiko.

  2. Pewarna alami
    Pewarna alami kebanyakan terbuat dari tumbuh-tumbuhan, contohnya henna. Pewarna ini juga akan memudar setelah beberapa kali keramas.

  3. Pewarna semi-permanen
    Pewarna ini memiliki molekul yang sangat kecil sehingga dapat meresap ke dalam inti rambut (korteks) dan kultikula. Namun, tidak sampai mengubah pigmen dan tak mengandung bleach (bahan kelantang atau penerang warna rambut), sehingga cukup aman digunakan.

  4. Pewarnaan rambut permanen
    Pewarna rambut permanen lebih berisiko karena melalui proses bleaching yang mengubah pigmen rambut. Semakin sering rambut di-bleach, kutikula rambut akan rusak dan membentuk sisik. Untuk mengurangi kerusakan, disarankan jangan sering mengganti warna rambut. "Gunakanlah sampo dengan pH seimbang agar membantu kultikula menutup dengan sempurna, sehingga warna bertahan lebih lama," saran dr. Christopher Gummer, Senior Research Fellow At P & G. Juga gunakan conditioner karena mampu memperbaiki gizi rambut sehingga mengurangi kekusaman rambut sekaligus lebih memperindah warna baru rambut Anda.
Jadi, mau mewarnai rambut...? Silakan saja... ^^

GUNAKAN SAMPO SECUKUPNYA

Agar rambut Anda tidak rusak, berikut ini tips untuk mencuci rambut Anda :
  1. Cuci rambut dengan air hangat sebelum keramas.
  2. Gunakan sampo secukupnya.
  3. Tuang dan usapkan sampo di tangan hingga membentuk busa, selanjutnya usapkan dengan lembut ke rambut. Dimulai dari kulit kepala, dilanjutkan ke rambut dengan sedikit pijatan dengan jari.
  4. Bilas dengan air mengalir.

KERING ALAMI LEBIH BAIK

Jika mungkin, biarkan rambut mengering secara alami. Namun, jika Anda harus menggunakan pengering rambut, inilah beberapa tipsnya.
  • Jangan gunakan pengering dalam keadaan rambut basah kuyup.
  • Atur pengering dengan kecepatan dan tingkat panas yang terendah.
  • Jangan ‘menembak' pengering pada satu bagian kepala terlalu lama.
  • Matikan pengering sebelum rambut Anda kering seluruhnya.
 


 *.:。✿ Don't forget to come back again ✿.。.:*

Senin, 08 Oktober 2012

Proses pewarnaan rambut

Proses pewarnaan rambut Penampilan sangat penting bagi sebagian besar orang karena dapat meningkatkan kepercayaan diri. Oleh sebab itu, tidak mengherankan apabila banyak salon kecantikan diserbu para pelanggan. Saat ini salon kecantikan tidak sulit ditemukan, terutama di kota-kota besar. Salon kecantikan menjamur di setiap tempat. Banyak pelayanan disediakan untuk menarik para pelanggan. Salah satunya yang sangat diminati orang saat ini adalah pewarnaan rambut. Akan tetapi, mewarnai rambut tidak hanya bisa dilakukan di salon kecantikan, Anda pun dapat melakukannya sendiri di rumah.

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah memilih warna rambut yang sesuai dengan diri Anda. Pilihlah warna rambut yang cocok dengan warna kulit, mata, dan alis Anda. Memilih warna rambut yang sesuai bertujuan agar penampilan Anda tidak terlihat aneh. Sebaiknya Anda memiliha warna yang dua tingkat lebih muda atau lebih tua dari warna asli rambut Anda. Cucilah rambut sebelum diwarnai. Kondisi rambut yang bersih membantu agar proses pewarnaan rambut lebih masuk. Sebaiknya rambut telah dicuci sehari sebelum diwarnai. Pastikan pewarna rambut yang Anda miliki cukup. Biasanya rambut yang panjang atau tebal memerlukan dua kotak pewarna. Agar proses pewarnaan rambut lebih masuk dan menghasilkan warna rambut yang rata, oleskan pewarna rambut yang sudah diaduk rata pada akar rambut section by section. Serta, warnailah uban terlebih dahulu bila terdapat uban. Biarkan hingga 30 menit sampai satu jam sambil diperiksa setiap 5-10 menit sekali untuk mengetahui apakah warna sudah sesuai dengan yang diinginkan. Sebaiknya pewarnaan rambut tidak dilakukan di ruangan ber-AC karena dapat mengurangi kualitas pewarnaan. Lalu, cucilah rambut dengan sampo khusus untuk rambut yang diwarnai.

Macam-macam pewarnaan rambut

.Macam-macam pewarnaan rambut Warna alami rambut tergantung dari jenis, ukuran dan jumlah melanin (pigmen hitam) pada rambut. Melanin terdiri dari: 1. Eumelanin
a. Eumelanin hitam, warnanya sangat pekat
b. Eumelanin coklat, warnanya lebih muda dari Eumelanin hitam
2. Pheomelanin, warna pucat
Hitam
Memiliki paling banyak Eumelanin dibandingkan warna rambut lainnya. Sehingga agak sulit untuk mengubah warna rambut hitam menjadi lebih terang, apalagi jika konsumen sama sekali belum pernah mengecat rambut.
Merah
Memiliki lebih banyak Pheomelanin dibandingkan Eumelanin. Oleh karena itu bagi mereka yang memiliki warna alami rambutnya merah, pewarna rambut akan lebih mudah terlihat nyata.
Pirang
Jumlah Eumelanin dan Pheomelaninnya seimbang, namun jumlah keduanya hanya sedikit.
Coklat
Selain memiliki banyak Eumelanin,rambut coklat juga memiliki Pheomelanin yang membuat warnanya tidak sekuat warna rambut hitam.
Uban
Rambut uban lebih banyak dikarenakan bertambahnya usia dibandingkan faktor keturunan, sehingga warna rambut ini bukan termasuk warna asli rambuut. Pada usia tua, sel rambut hanya memproduksi sedikit melanin.